Lewati ke konten utama

Jenis Kanker

Kanker Paru

Kanker paru dibagi menjadi kelompok non-sel-kecil dan sel-kecil, dengan penanda molekuler yang sangat menentukan arah pembahasan terapi.

Ilustrasi editorial paru-paru dengan penanda area tumor

Bukan diagnosis atau rekomendasi medis final. Perlu ditinjau dokter.

Apa yang paling penting diketahui?

Kanker paru terjadi ketika sel di jaringan paru tumbuh tidak terkendali. Sebagian besar kasus dikelompokkan menjadi kanker paru non-sel-kecil dan kanker paru sel kecil.

Perbedaan kelompok ini penting karena memengaruhi arah pemeriksaan, urutan terapi, dan jenis uji klinis yang mungkin sesuai.

Pemeriksaan penanda molekuler pada kanker paru non-sel-kecil stadium lanjut umumnya menjadi bagian dari perencanaan awal, karena hasilnya dapat mengubah kategori terapi yang dibahas.

Kanker paru termasuk kanker yang paling sering didiagnosis di dunia dan termasuk beban penyakit terbesar di Indonesia. Angka kejadian spesifik tidak ditampilkan di halaman ini karena sumbernya perlu dikutip secara langsung.

Kanker paru bukan satu penyakit.

Gejala yang umum dibahas

  • Batuk yang menetap atau berubah sifat.
  • Sesak napas atau nyeri dada.
  • Batuk berdarah.
  • Penurunan berat badan tanpa penyebab jelas.
  • Suara serak atau infeksi paru berulang.
  • Kelelahan yang tidak membaik dengan istirahat.

Gejala ini tidak spesifik. Pemeriksaan oleh dokter tetap diperlukan untuk menilai penyebabnya.

Faktor risiko

  • Riwayat merokok, termasuk rokok elektrik dan paparan asap.
  • Paparan asbes, radon, atau bahan karsinogen di tempat kerja.
  • Riwayat kanker paru pada keluarga pada sebagian kasus.
  • Riwayat penyakit paru kronis dan infeksi tertentu.

Apa yang menentukan pilihan?

Pembahasan pengobatan hampir selalu mengikuti jalur ini. Semakin lengkap setiap langkahnya, semakin terarah diskusi dengan dokter Anda.

  1. Diagnosis

    Dipastikan lewat pemeriksaan patologi.

  2. Subtipe

    4 subtipe dibahas pada halaman ini.

  3. Stadium

    Stadium memakai sistem TNM (ukuran tumor, keterlibatan kelenjar getah bening, dan penyebaran jauh). Kanker paru sel kecil juga sering dikelompokkan menjadi stadium terbatas dan luas.

  4. Biomarker

    Penanda relevan: EGFR, ALK, ROS1, KRAS, MET, RET, BRAF, HER2, NTRK, PD-L1.

  5. Riwayat terapi

    Setiap lini sebelumnya memengaruhi pilihan berikutnya.

  6. Progresi?

    Bila penyakit berkembang, evaluasi ulang dan pemeriksaan molekuler biasanya dibahas.

  7. Langkah berikutnya

    Evaluasi lanjutan, uji klinis, atau second opinion.

Stadium I

Tumor terbatas pada paru tanpa keterlibatan kelenjar getah bening.

Stadium II

Tumor lebih besar atau sudah melibatkan kelenjar getah bening dekat paru.

Stadium III

Tumor melibatkan kelenjar getah bening di rongga dada, sering dibagi menjadi IIIA, IIIB, dan IIIC.

Stadium IV

Kanker sudah menyebar ke luar rongga dada atau ke organ lain.

Biomarker yang relevan

Pemeriksaan molekuler menentukan kategori, bukan keputusan

Hasil penanda biologis membuka kategori yang layak didiskusikan. Pemilihan akhir tetap mempertimbangkan stadium, kondisi umum, riwayat terapi, dan penilaian dokter.
Diagram perjalanan EGFR: mutasi, terapi target, progresi, mekanisme resistensi, pemeriksaan ulang, opsi berikutnya

Penjelasan visual

Perjalanan biomarker EGFR

Dari hasil EGFR positif dan pilihan terapi target, sampai apa yang biasanya diperiksa ketika pengobatan berhenti bekerja.

Lihat penjelasan EGFR
Ilustrasi reseptor di permukaan sel dengan molekul ligan yang mendekat
  • EGFR

    EGFR adalah gen yang mengatur sinyal pertumbuhan sel.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · PCR EGFR

    Lihat biomarker →
  • ALK

    Fusi ALK terjadi ketika dua gen menyatu dan menghasilkan sinyal pertumbuhan abnormal.

    Imunohistokimia ALK · FISH (hibridisasi in situ fluoresens)

    Lihat biomarker →
  • ROS1

    ROS1 adalah gen yang bila menyatu dengan gen lain dapat mendorong pertumbuhan sel kanker.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · Imunohistokimia ALK

    Lihat biomarker →
  • KRAS

    KRAS adalah gen yang mengatur sinyal pertumbuhan.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · PCR KRAS

    Lihat biomarker →
  • MET

    MET adalah gen yang terlibat dalam sinyal pertumbuhan sel.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · FISH (hibridisasi in situ fluoresens)

    Lihat biomarker →
  • RET

    Fusi RET terjadi ketika gen RET menyatu dengan gen lain.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · FISH (hibridisasi in situ fluoresens)

    Lihat biomarker →
  • BRAF

    BRAF adalah gen yang mengatur sinyal pertumbuhan sel.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · PCR BRAF

    Lihat biomarker →
  • HER2

    HER2 adalah protein pada permukaan sel yang dapat mendorong pertumbuhan.

    Imunohistokimia (IHC) · FISH (hibridisasi in situ fluoresens)

    Lihat biomarker →
  • NTRK

    Fusi NTRK adalah perubahan yang menggabungkan gen NTRK dengan gen lain.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · Imunohistokimia (IHC)

    Lihat biomarker →
  • PD-L1

    PD-L1 adalah protein yang dapat membantu sel kanker menghindari sistem imun.

    Imunohistokimia PD-L1 · Biopsi jaringan tumor

    Lihat biomarker →

Konsep progresi dan resistensi

  • Progresi berarti penyakit bertambah besar atau muncul di lokasi baru meskipun terapi sedang berjalan.
  • Resistensi dapat terjadi karena sel tumor berubah sehingga sinyal yang sebelumnya dihambat menjadi aktif kembali melalui jalur lain.
  • Pada kanker paru dengan penanda target, pemeriksaan ulang jaringan atau pemeriksaan darah sering dipertimbangkan saat progresi terjadi.
  • Diskusi tentang langkah berikutnya biasanya mempertimbangkan kondisi umum pasien, terapi yang sudah dijalani, dan pilihan uji klinis.

Pilihan perawatan yang umum dibahas

Urutan dan kombinasi sebenarnya selalu ditentukan oleh tim yang memeriksa pasien secara langsung.

Kapan uji klinis dibahas?

Kelompok uji klinis dan riwayat terapi

Studi di bawah ini disaring dari registri publik. Status akses pasien internasional dan kesiapan lokasi belum diverifikasi.

Uji klinis biasanya mulai dibahas ketika jalur standar sudah dipetakan, atau ketika hasil biomarker menunjukkan kelompok yang diteliti secara spesifik. Saat ini ada 80 catatan registri terkait Kanker paru, dan 33 di antaranya menyebut penanda biologis tertentu.

Apa yang disiapkan untuk second opinion?

Berkas yang biasanya diminta

  • Laporan patologi lengkap termasuk jenis histologi.
  • Laporan pemeriksaan molekuler (panel atau tunggal) beserta metode dan laboratoriumnya.
  • Hasil imunohistokimia PD-L1 dengan jenis skor yang jelas.
  • Hasil pencitraan terbaru (CT, PET-CT, dan MRI otak bila ada).
  • Catatan terapi yang pernah dijalani beserta tanggal dan responsnya.

Pertanyaan untuk dokter onkologi

  • Kelompok kanker paru saya yang mana, dan apa dasar penentuannya dari laporan patologi?
  • Pemeriksaan penanda apa yang sudah dilakukan, dengan metode apa, dan apa hasil lengkapnya?
  • Apakah perlu pemeriksaan penanda tambahan sebelum memilih rencana berikutnya?
  • Apa tujuan terapi yang diusulkan: menyembuhkan, memperpanjang kendali penyakit, atau mengurangi gejala?
  • Bagaimana keberhasilan akan dinilai dan dengan pemeriksaan apa?
  • Apakah ada uji klinis yang mungkin sesuai dengan penanda dan riwayat terapi saya?

Apakah hasil Anda menunjukkan EGFR, ALK, atau biomarker lain?

Belum yakin langkah berikutnya untuk Kanker paru?

Susun ringkasan kasus agar dokumen dan pertanyaan Anda terorganisir sebelum menentukan langkah berikutnya. Beginilah prosesnya setelah Anda mengunggah.

  1. Unggah laporan

    Foto atau PDF patologi, biomarker, pencitraan, dan riwayat terapi.

  2. Strukturisasi kasus

    Dokumen diubah menjadi ringkasan kasus yang terstruktur.

  3. Review navigator

    Navigator manusia memeriksa kelengkapan sebelum apa pun dibagikan.

  4. Review provider

    Dengan persetujuan Anda, kasus dibahas dengan provider untuk penilaian dan penawaran tertulis.

Belum yakin langkah berikutnya untuk Kanker paru?

Susun ringkasan kasus agar dokumen dan pertanyaan Anda terorganisir sebelum menentukan langkah berikutnya.

Setelah dikirim, navigator manusia meninjau permintaan Anda dan menghubungi melalui kanal pilihan Anda. Pesan WhatsApp sudah terisi konteks halaman ini sehingga Anda tidak perlu menjelaskan dari awal.

Data klinis tidak diminta pada formulir dan tidak masuk ke analitik. Jangan kirim laporan medis melalui WhatsApp atau email; gunakan halaman unggah aman. Kami tidak menjanjikan kelayakan atau hasil pengobatan tertentu.

Referensi lebih dalam

Bagian rujukan untuk pembaca yang ingin menelusuri detail setiap subtipe, obat, atau seluruh catatan studi.

Kanker paru non-sel-kecil: adenokarsinoma

Draf, belum ditinjau dokter

Subtipe kanker paru non-sel-kecil yang paling sering ditemukan, dan yang paling sering memiliki penanda molekuler yang dapat ditindaklanjuti.

Tumor berasal dari sel yang melapisi jaringan paru dan menghasilkan mukus. Kelompok ini paling sering dikaitkan dengan penemuan penanda seperti EGFR, ALK, ROS1, KRAS, MET, RET, BRAF, HER2, dan NTRK.

Catatan stadium

Pengukuran stadium memakai sistem TNM, dan pencitraan otak sering menjadi bagian dari penilaian awal pada stadium lanjut.

Kanker paru non-sel-kecil: karsinoma sel skuamosa

Draf, belum ditinjau dokter

Subtipe kanker paru non-sel-kecil yang berasal dari sel skuamosa, paling sering berlokasi dekat saluran napas utama.

Tumor ini sering memiliki beban mutasi yang tinggi dan lebih jarang memiliki penanda target seperti EGFR atau ALK dibanding adenokarsinoma. Pemeriksaan PD-L1 dan panel molekuler tetap sering dipertimbangkan.

Penanda relevan

Catatan stadium

Ukuran dan letak tumor dekat saluran napas dapat memengaruhi pilihan tindakan dan pemilihan jalur pembedahan.

Kanker paru non-sel-kecil: karsinoma sel besar

Draf, belum ditinjau dokter

Subtipe kanker paru non-sel-kecil yang tidak menunjukkan pola adenokarsinoma maupun skuamosa secara jelas.

Diagnosis ini sering ditetapkan setelah pemeriksaan patologi menyeluruh. Pemeriksaan tambahan penting untuk memastikan penanda yang dapat ditindaklanjuti dan menyingkirkan kemungkinan subtipe lain.

Penanda relevan

Catatan stadium

Penilaian stadium tetap memakai sistem TNM dengan pemeriksaan pencitraan penuh.

Kanker paru sel kecil (SCLC)

Draf, belum ditinjau dokter

Kelompok kanker paru yang tumbuh cepat dan umumnya diobati dengan kemoterapi serta imunoterapi, bukan pembedahan, kecuali pada stadium sangat dini.

SCLC jarang memiliki penanda target seperti pada adenokarsinoma. Pengelompokan biasanya memakai kategori stadium terbatas (limited) dan luas (extensive) alih-alih TNM terperinci dalam praktik sehari-hari.

Penanda relevan

Catatan stadium

Pembagian terbatas atau luas memengaruhi rencana terapi; pemeriksaan pencitraan otak sering dilakukan karena risiko penyebaran.

Pertanyaan yang sering diajukan

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering diajukan; penjelasan lengkapnya ada pada bagian-bagian di atas.

Apa bedanya kanker paru non-sel-kecil dan sel kecil?

Sebagian besar kasus kanker paru dikelompokkan menjadi non-sel-kecil (NSCLC) dan sel kecil (SCLC). Perbedaan kelompok ini penting karena memengaruhi arah pemeriksaan, urutan terapi, dan jenis uji klinis yang mungkin sesuai. Kanker paru sel kecil juga sering dikelompokkan menjadi stadium terbatas dan luas.

Mengapa pemeriksaan penanda molekuler penting pada kanker paru?

Pada NSCLC stadium lanjut, pemeriksaan penanda molekuler umumnya menjadi bagian dari perencanaan awal karena hasilnya dapat mengubah kategori terapi yang dibahas. Pemeriksaan histologi lebih dulu menetapkan jenis tumor, dan kesimpulan itu menentukan pemeriksaan molekuler apa yang masuk akal dilakukan.

Pemeriksaan apa yang biasanya dilakukan?

Halaman ini membahas biopsi jaringan, imunohistokimia, panel molekuler seperti NGS, serta pencitraan CT, PET-CT, dan MRI. Histologi menetapkan apakah tumor termasuk adenokarsinoma, sel skuamosa, sel besar, atau sel kecil, sebelum penanda seperti EGFR, ALK, dan PD-L1 dinilai.

Apa arti stadium pada kanker paru?

Stadium memakai sistem TNM: ukuran tumor, keterlibatan kelenjar getah bening, dan penyebaran jauh. Stadium IV berarti kanker sudah menyebar ke luar rongga dada atau ke organ lain. Stadium membantu mengarahkan diskusi terapi, tetapi tidak menggambarkan seluruh kondisi pasien.

Dokumen apa yang disiapkan untuk second opinion kanker paru?

Siapkan laporan patologi lengkap termasuk jenis histologi, laporan pemeriksaan molekuler beserta metode dan laboratoriumnya, hasil imunohistokimia PD-L1 dengan jenis skor yang jelas, pencitraan terbaru, serta catatan terapi yang pernah dijalani beserta tanggal dan responsnya. Daftar ini tercantum pada bagian second opinion di halaman ini.

Berita terkait

Langkah berikutnya

Saran ini berasal dari keterkaitan antar entri di basis data TanyaKanker, bukan dari penilaian medis. Setiap saran menyertakan alasan kemunculannya.

Berikutnya untuk dipelajari

Perlu diperiksa

Yang bisa Anda lakukan

  • Unggah laporan medis

    Susun ringkasan kasus dalam dua belas langkah

    Alasan: Menjadi langkah yang paling sering dibutuhkan setelah membaca halaman ini

  • Ajukan pendapat kedua

    Peninjauan ulang rencana pengobatan

    Alasan: Relevan ketika rencana pengobatan sedang dipertimbangkan

  • Konsultasi dengan navigator

    Permintaan tercatat beserta konteks halaman ini

    Alasan: Untuk menanyakan langkah berikutnya secara langsung

Baru diperbarui

Ingin mengikuti perubahan pada topik ini? Simpan halaman atau ikuti topik agar mudah ditemukan kembali. Lihat yang tersimpan.

Ilustrasi keluarga mendampingi pasien membaca laporan medis

Siapkan konsultasi berikutnya

Gunakan alat gratis dengan enam pertanyaan untuk menyiapkan pertanyaan bagi dokter.