Kanker Paru
Kanker paru dibagi menjadi kelompok non-sel-kecil dan sel-kecil, dengan penanda molekuler yang sangat menentukan arah pembahasan terapi.
Ringkas
- Subtipe dibahas
- 4 subtipe
- Penanda biologis
- EGFR, ALK, ROS1, KRAS, MET, RET, BRAF, HER2, NTRK, PD-L1
- Uji klinis terkait
- 43 studi pada registri publik
- Status tinjauan
- Draf, belum ditinjau dokter
Bukan diagnosis atau rekomendasi medis final. Perlu ditinjau dokter.
Gambaran umum
Kanker paru terjadi ketika sel di jaringan paru tumbuh tidak terkendali. Sebagian besar kasus dikelompokkan menjadi kanker paru non-sel-kecil dan kanker paru sel kecil.
Perbedaan kelompok ini penting karena memengaruhi arah pemeriksaan, urutan terapi, dan jenis uji klinis yang mungkin sesuai.
Pemeriksaan penanda molekuler pada kanker paru non-sel-kecil stadium lanjut umumnya menjadi bagian dari perencanaan awal, karena hasilnya dapat mengubah kategori terapi yang dibahas.
Kanker paru termasuk kanker yang paling sering didiagnosis di dunia dan termasuk beban penyakit terbesar di Indonesia. Angka kejadian spesifik tidak ditampilkan di halaman ini karena sumbernya perlu dikutip secara langsung.
Gejala yang umum dibahas
- Batuk yang menetap atau berubah sifat.
- Sesak napas atau nyeri dada.
- Batuk berdarah.
- Penurunan berat badan tanpa penyebab jelas.
- Suara serak atau infeksi paru berulang.
- Kelelahan yang tidak membaik dengan istirahat.
Gejala ini tidak spesifik. Pemeriksaan oleh dokter tetap diperlukan untuk menilai penyebabnya.
Faktor risiko
- Riwayat merokok, termasuk rokok elektrik dan paparan asap.
- Paparan asbes, radon, atau bahan karsinogen di tempat kerja.
- Riwayat kanker paru pada keluarga pada sebagian kasus.
- Riwayat penyakit paru kronis dan infeksi tertentu.
Rincian
Telusuri bagian yang relevan
Diagnosis dan patologi
Pemeriksaan histologi menetapkan apakah tumor termasuk adenokarsinoma, karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel besar, atau sel kecil. Kesimpulan ini menentukan jenis pemeriksaan molekuler yang masuk akal untuk dilakukan.
Biopsi jaringan tumor
Pengambilan sampel jaringan tumor untuk memastikan diagnosis dan menjadi bahan pemeriksaan lanjutan.
Imunohistokimia (IHC)
Pemeriksaan yang menggunakan antibodi untuk menandai protein tertentu pada jaringan tumor.
Sekuensing generasi berikutnya (NGS)
Pemeriksaan yang membaca banyak gen sekaligus dari satu sampel tumor untuk menemukan perubahan yang dapat ditindaklanjuti.
PCR EGFR
Pemeriksaan terarah untuk mencari perubahan spesifik pada gen EGFR.
Imunohistokimia ALK
Pemeriksaan pewarnaan untuk mendeteksi protein ALK pada jaringan tumor.
Imunohistokimia PD-L1
Pemeriksaan pewarnaan untuk menilai ekspresi PD-L1 dan skornya.
Biopsi cair (ctDNA)
Pemeriksaan darah yang mencari materi genetik tumor untuk melengkapi atau menggantikan sebagian pemeriksaan jaringan.
CT scan
Pencitraan potong lintang untuk menilai ukuran dan letak tumor serta organ sekitarnya.
PET-CT
Pemeriksaan pencitraan gabungan yang menunjukkan aktivitas metabolik dan letak anatomis.
MRI
Pencitraan dengan medan magnet yang unggul untuk menilai jaringan lunak, otak, dan tulang belakang.
Spirometri (fungsi paru)
Pemeriksaan fungsi paru untuk menilai kemampuan bernapas sebelum tindakan tertentu.
Stadium
Stadium memakai sistem TNM (ukuran tumor, keterlibatan kelenjar getah bening, dan penyebaran jauh). Kanker paru sel kecil juga sering dikelompokkan menjadi stadium terbatas dan luas.
Stadium I
Tumor terbatas pada paru tanpa keterlibatan kelenjar getah bening.
Stadium II
Tumor lebih besar atau sudah melibatkan kelenjar getah bening dekat paru.
Stadium III
Tumor melibatkan kelenjar getah bening di rongga dada, sering dibagi menjadi IIIA, IIIB, dan IIIC.
Stadium IV
Kanker sudah menyebar ke luar rongga dada atau ke organ lain.
Batas informasi ini
Halaman ini tidak menilai kelayakan terapi untuk individu tertentu dan tidak menyatakan prognosis. Semua keputusan pengobatan berada pada dokter yang memeriksa pasien secara langsung.
Bukan diagnosis atau rekomendasi medis final. Perlu ditinjau dokter.
Sumber
- NCI Dictionary of Cancer Terms(lembaga)
- IARC Global Cancer Observatory(lembaga)
- ClinicalTrials.gov(registry)
Belum yakin langkah berikutnya untuk Kanker paru?
Susun ringkasan kasus agar dokumen dan pertanyaan Anda terorganisir sebelum menentukan langkah berikutnya.
Nomor navigator belum dikonfigurasi
Langkah berikutnya
Saran ini berasal dari keterkaitan antar entri di basis data TanyaKanker, bukan dari penilaian medis. Setiap saran menyertakan alasan kemunculannya.
Berikutnya untuk dipelajari
- Kanker paru progresi setelah terapi target
Situasi keputusan
Alasan: Memiliki situasi keputusan
- Kanker paru progresi setelah imunoterapi
Situasi keputusan
Alasan: Memiliki situasi keputusan
- ALK
Penanda biologis
Alasan: Terkait melalui penanda biologis
- BRAF
Penanda biologis
Alasan: Terkait melalui penanda biologis
- Apa yang dikatakan dan tidak dikatakan oleh hasil biomarker
Penjelasan
Alasan: Terkait dengan
- Apa arti status merekrut pada registri uji klinis
Penjelasan
Alasan: Terkait dengan
Perlu diperiksa
- Osimertinib With or Without Bevacizumab as Initial Treatment for Patients With EGFR-Mutant Lung Cancer
Uji klinis
Alasan: Memiliki uji klinis
- Testing the Addition of a Type of Drug Called Immunotherapy to the Usual Chemotherapy Treatment for Non-small Cell Lung Cancer, an ALCHEMIST Treatment Trial (Chemo-IO [ACCIO])
Uji klinis
Alasan: Memiliki uji klinis
- A Study of Multiple Therapies in Biomarker-selected Participants With Resectable Stages IB-III Non-small Cell Lung Cancer (NSCLC)
Uji klinis
Alasan: Memiliki uji klinis
- A Study to Assess Disease Activity and Adverse Events of Intravenous (IV) Telisotuzumab Vedotin Compared to IV Docetaxel in Adult Participants With Previously Treated Non-Squamous Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC)
Uji klinis
Alasan: Memiliki uji klinis
- A Study Evaluating the Safety, Activity, and Pharmacokinetics of Divarasib as a Single Agent or in Combination With Other Anti-Cancer Therapies in Participants With Previously Untreated Advanced or Metastatic Non-Small Cell Lung Cancer With a KRAS G12C Mutation
Uji klinis
Alasan: Memiliki uji klinis
- Lazertinib & Tepotinib for EGFR Mutant NSCLC in MET Overexpressed or Amplified Who Progressed After Lazertinib Treatment
Uji klinis
Alasan: Memiliki uji klinis
Yang bisa Anda lakukan
- Unggah laporan medis
Susun ringkasan kasus dalam dua belas langkah
Alasan: Menjadi langkah yang paling sering dibutuhkan setelah membaca halaman ini
- Ajukan pendapat kedua
Peninjauan ulang rencana pengobatan
Alasan: Relevan ketika rencana pengobatan sedang dipertimbangkan
- Konsultasi dengan navigator
Permintaan tercatat beserta konteks halaman ini
Alasan: Untuk menanyakan langkah berikutnya secara langsung
Baru diperbarui
- Leukemia
Halaman kanker
Tanggal: Revisi data 2026-09-10
- Kanker Otak
Halaman kanker
Tanggal: Revisi data 2026-09-10
- Kanker Pankreas
Halaman kanker
Tanggal: Revisi data 2026-09-10
- Inotuzumab Ozogamicin Post-Transplant For Acute Lymphocytic Leukemia
NCT03104491 - Fase 1 / Fase 2
Tanggal: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
Ingin mengikuti perubahan pada topik ini? Simpan halaman atau ikuti topik agar mudah ditemukan kembali. Lihat yang tersimpan.