Perubahan molekuler
Hasil laboratorium yang mengubah arah pembahasan
32 perubahan spesifik dijelaskan secara terpisah dari halaman penandanya, karena laporan laboratorium biasanya menyebut varian tertentu dan bukan hanya nama penanda.
EGFR
- delesiEGFR
EGFR exon 19 deletion
Kelompok mutasi EGFR yang paling sering ditemukan pada kanker paru non-sel-kecil dan paling banyak dibahas dalam pemilihan terapi target.
Kanker paru
- mutasiEGFR
EGFR L858R
Mutasi titik pada exon 21 yang, bersama delesi exon 19, termasuk kelompok EGFR yang paling sering dibahas.
Kanker paru
- insersiEGFR
EGFR exon 20 insertion
Kelompok perubahan EGFR yang secara umum kurang responsif terhadap penghambat EGFR biasa.
Kanker paru
- mutasiEGFR
EGFR T790M
Perubahan yang sering muncul sebagai mekanisme resistensi setelah penghambat EGFR generasi awal.
Kanker paru
- mutasiEGFR
EGFR C797S
Perubahan yang muncul pada sebagian pasien setelah terapi penghambat EGFR generasi ketiga.
Kanker paru
ALK
- fusiALK
Fusi ALK (EML4-ALK)
Fusi gen yang membuka kategori penghambat ALK dan dibahas pada semua lini terapi kanker paru non-sel-kecil.
Kanker paru
- mutasiALK
ALK G1202R
Perubahan resistensi ALK yang paling sering dibahas setelah penghambat generasi kedua.
Kanker paru
ROS1
KRAS
- mutasiKRAS
KRAS G12C
Perubahan spesifik KRAS yang memiliki penghambat khusus dan dibahas pada kanker paru lanjut.
Kanker paru, Kanker kolorektal
- mutasiKRAS
KRAS G12D
Perubahan KRAS yang umum ditemukan pada kanker pankreas dan kolorektal, dengan pilihan terapi yang masih terbatas.
Kanker pankreas, Kanker kolorektal, Kanker paru
MET
- mutasiMET
MET exon 14 skipping
Perubahan MET spesifik yang membuka kategori penghambat MET pada kanker paru.
Kanker paru
- amplifikasiMET
Amplifikasi MET
Peningkatan jumlah salinan gen MET yang dapat muncul sebagai mekanisme resistensi terhadap penghambat EGFR.
Kanker paru, Kanker lambung
RET
BRAF
- mutasiBRAF
BRAF V600E
Perubahan BRAF yang paling sering dapat ditindaklanjuti, dibahas dengan penghambat BRAF dan MEK.
Kanker paru, Kanker kolorektal
ERBB2
- amplifikasiHER2
Amplifikasi HER2
Peningkatan jumlah salinan HER2 atau ekspresi protein yang tinggi, dibahas pada kanker lambung dan payudara.
Kanker lambung, Kanker payudara
- overekspresiHER2
HER2-rendah
Kelompok dengan ekspresi HER2 rendah yang kini dibahas pada sebagian kanker payudara.
Kanker payudara
NTRK
CD274
- status skalaPD-L1
PD-L1 TPS tinggi (50 persen atau lebih)
Skor PD-L1 tinggi pada kanker paru yang membuka pembahasan imunoterapi tanpa kemoterapi.
Kanker paru
- status skalaPD-L1
PD-L1 TPS rendah (1 sampai 49 persen)
Skor PD-L1 rendah yang biasanya dibahas dalam kombinasi dengan kemoterapi.
Kanker paru
MMR
- status skalaMSI / MMR
MSI tinggi atau dMMR
Kondisi gangguan perbaikan DNA yang membuka kategori imunoterapi pada beberapa jenis kanker.
Kanker lambung, Kanker kolorektal, Kanker payudara, Kanker pankreas
CLDN18
- overekspresiCLDN18.2
CLDN18.2 positif (75 persen atau lebih, intensitas 2+ ke atas)
Ambang batas ekspresi CLDN18.2 yang dipakai dalam pembahasan terapi antibodi spesifik pada kanker lambung.
Kanker lambung
TMB
- status skalaTMB (tumor mutational burden)
TMB tinggi
Nilai beban mutasi tinggi yang kadang dipakai sebagai pertimbangan tambahan pada imunoterapi.
Kanker paru, Kanker lambung, Kanker kolorektal
TNFRSF17
- imunofenotipeBCMA
BCMA positif
Ekspresi BCMA pada sel plasma yang menjadi syarat pembahasan terapi anti-BCMA.
Myeloma
GPRC5D
- imunofenotipeGPRC5D
GPRC5D positif
Sasaran alternatif pada sel myeloma untuk penyakit yang sudah banyak mendapat terapi.
Myeloma
CD19
- imunofenotipeCD19
CD19 positif
Penanda permukaan sel B yang menjadi syarat terapi seluler anti-CD19.
Limfoma, Leukemia
CD22
- imunofenotipeCD22
CD22 positif
Penanda sel B yang dipakai sebagai sasaran pada sebagian leukemia limfoblastik akut.
Leukemia, Limfoma
GPC3
- overekspresiGPC3
GPC3 positif
Ekspresi GPC3 yang membantu memastikan asal tumor dan menjadi sasaran penelitian terapi pada kanker hati.
Kanker hati
BRCA1/BRCA2
- mutasiBRCA1 / BRCA2
Varian patogenik BRCA1 atau BRCA2
Perubahan patogenik pada BRCA yang memengaruhi pilihan terapi dan risiko keluarga.
Kanker payudara, Kanker pankreas
MGMT
- metilasiMGMT
MGMT termetilasi
Status metilasi promotor MGMT yang dibahas pada glioma.
Kanker otak
FLT3
BCR-ABL1
- fusiBCR-ABL
BCR-ABL transkrip mayor (e13a2 atau e14a2)
Transkrip BCR-ABL yang paling umum pada leukemia mieloid kronis dan dipakai untuk memantau respons.
Leukemia
- mutasiBCR-ABL
BCR-ABL T315I
Perubahan gatekeeper yang membuat sebagian besar penghambat tirosin kinase tidak lagi efektif.
Leukemia
Bukan diagnosis atau rekomendasi medis final. Perlu ditinjau dokter.
Langkah berikutnya
Saran ini berasal dari keterkaitan antar entri di basis data TanyaKanker, bukan dari penilaian medis. Setiap saran menyertakan alasan kemunculannya.
Berikutnya untuk dipelajari
- Kanker Paru
Jenis kanker
Alasan: Paling banyak terhubung pada graf onkologi
- Kanker Lambung
Jenis kanker
Alasan: Paling banyak terhubung pada graf onkologi
- Limfoma
Jenis kanker
Alasan: Paling banyak terhubung pada graf onkologi
- Multiple Myeloma
Jenis kanker
Alasan: Paling banyak terhubung pada graf onkologi
- ALK
Penanda biologis
Alasan: Prioritas penemuan tertinggi pada penanda
- BCMA
Penanda biologis
Alasan: Prioritas penemuan tertinggi pada penanda
- BCR-ABL
Penanda biologis
Alasan: Prioritas penemuan tertinggi pada penanda
- BRAF
Penanda biologis
Alasan: Prioritas penemuan tertinggi pada penanda
Perlu diperiksa
- Inotuzumab Ozogamicin Post-Transplant For Acute Lymphocytic Leukemia
NCT03104491 - Fase 1 / Fase 2
Alasan: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
- Inotuzumab Ozogamicin and Blinatumomab With or Without Ponatinib in Treating Patients With Newly Diagnosed, Recurrent, or Refractory CD22-Positive B-Lineage Acute Lymphoblastic Leukemia
NCT03739814 - Fase 2
Alasan: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
- Acalabrutinib and Venetoclax With or Without Early Obinutuzumab for the Treatment of High Risk, Recurrent, or Refractory Chronic Lymphocytic Leukemia or Small Lymphocytic Lymphoma
NCT04169737 - Fase 2
Alasan: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
- Osimertinib With or Without Bevacizumab as Initial Treatment for Patients With EGFR-Mutant Lung Cancer
NCT04181060 - Fase 3
Alasan: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
Yang bisa Anda lakukan
- Unggah laporan medis
Susun ringkasan kasus dalam dua belas langkah
Alasan: Menjadi langkah yang paling sering dibutuhkan setelah membaca halaman ini
- Ajukan pendapat kedua
Peninjauan ulang rencana pengobatan
Alasan: Relevan ketika rencana pengobatan sedang dipertimbangkan
- Konsultasi dengan navigator
Permintaan tercatat beserta konteks halaman ini
Alasan: Untuk menanyakan langkah berikutnya secara langsung
Baru diperbarui
- Inotuzumab Ozogamicin Post-Transplant For Acute Lymphocytic Leukemia
NCT03104491 - Fase 1 / Fase 2
Tanggal: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
- Inotuzumab Ozogamicin and Blinatumomab With or Without Ponatinib in Treating Patients With Newly Diagnosed, Recurrent, or Refractory CD22-Positive B-Lineage Acute Lymphoblastic Leukemia
NCT03739814 - Fase 2
Tanggal: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
- Acalabrutinib and Venetoclax With or Without Early Obinutuzumab for the Treatment of High Risk, Recurrent, or Refractory Chronic Lymphocytic Leukemia or Small Lymphocytic Lymphoma
NCT04169737 - Fase 2
Tanggal: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
- Osimertinib With or Without Bevacizumab as Initial Treatment for Patients With EGFR-Mutant Lung Cancer
NCT04181060 - Fase 3
Tanggal: Pembaruan registri dalam 30 hari terakhir (2026-09-10)
Ingin mengikuti perubahan pada topik ini? Simpan halaman atau ikuti topik agar mudah ditemukan kembali. Lihat yang tersimpan.