Lewati ke konten utama

Jenis Kanker

Kanker Kolorektal

Kanker kolorektal mencakup kanker usus besar dan rektum, dengan status RAS, BRAF, MSI/MMR, dan HER2 yang menentukan arah terapi sistemik.

Ilustrasi editorial usus besar dengan satu area tumor pada dinding kolon

Bukan diagnosis atau rekomendasi medis final. Perlu ditinjau dokter.

Apa yang paling penting diketahui?

Sebagian besar kanker kolorektal berasal dari adenokarsinoma yang berkembang dari polip pada dinding usus.

Status molekuler sangat penting: status RAS dan BRAF memengaruhi apakah kategori antibodi anti-EGFR relevan, sedangkan status MSI/MMR membuka kategori imunoterapi pada sebagian pasien.

Keterlibatan hati atau paru pada stadium lanjut sering menjadi bagian pembahasan, termasuk kemungkinan tindakan lokal pada lesi yang terbatas.

Kanker kolorektal termasuk kanker yang sering didiagnosis di dunia, dan jumlah kasus pada usia lebih muda dilaporkan meningkat di beberapa negara. Angka spesifik tidak ditampilkan tanpa kutipan langsung.

Lokasi tumor dan biomarker sama-sama penting.

Gejala yang umum dibahas

  • Perubahan pola buang air besar yang menetap.
  • Darah pada tinja atau tinja berwarna hitam.
  • Nyeri atau kram perut.
  • Penurunan berat badan dan kelelahan akibat anemia.
  • Rasa tidak tuntas setelah buang air besar.

Gejala ini tidak spesifik. Pemeriksaan oleh dokter tetap diperlukan untuk menilai penyebabnya.

Faktor risiko

  • Usia yang lebih tua.
  • Riwayat polip adenoma atau kanker kolorektal sebelumnya.
  • Riwayat keluarga dan kondisi genetik tertentu seperti sindrom Lynch.
  • Faktor gaya hidup termasuk pola makan dan tingkat aktivitas fisik.

Apa yang menentukan pilihan?

Pembahasan pengobatan hampir selalu mengikuti jalur ini. Semakin lengkap setiap langkahnya, semakin terarah diskusi dengan dokter Anda.

  1. Diagnosis

    Dipastikan lewat pemeriksaan patologi.

  2. Subtipe

    3 subtipe dibahas pada halaman ini.

  3. Stadium

    Stadium memakai sistem TNM yang menilai kedalaman invasi dinding usus, keterlibatan kelenjar getah bening, dan penyebaran jauh.

  4. Biomarker

    Penanda relevan: KRAS, BRAF, MSI / MMR, HER2, NTRK.

  5. Riwayat terapi

    Setiap lini sebelumnya memengaruhi pilihan berikutnya.

  6. Progresi?

    Bila penyakit berkembang, evaluasi ulang dan pemeriksaan molekuler biasanya dibahas.

  7. Langkah berikutnya

    Evaluasi lanjutan, uji klinis, atau second opinion.

Stadium I

Tumor terbatas pada lapisan usus tanpa penyebaran ke kelenjar getah bening.

Stadium II

Tumor menembus dinding usus tanpa keterlibatan kelenjar getah bening.

Stadium III

Sudah ada keterlibatan kelenjar getah bening di sekitar usus.

Stadium IV

Sudah ada penyebaran ke organ lain seperti hati atau paru.

Biomarker yang relevan

Pemeriksaan molekuler menentukan kategori, bukan keputusan

Hasil penanda biologis membuka kategori yang layak didiskusikan. Pemilihan akhir tetap mempertimbangkan stadium, kondisi umum, riwayat terapi, dan penilaian dokter.
Ilustrasi reseptor di permukaan sel dengan molekul ligan yang mendekat
  • KRAS

    KRAS adalah gen yang mengatur sinyal pertumbuhan.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · PCR KRAS

    Lihat biomarker →
  • BRAF

    BRAF adalah gen yang mengatur sinyal pertumbuhan sel.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · PCR BRAF

    Lihat biomarker →
  • MSI / MMR

    Sel memiliki sistem perbaikan DNA.

    Imunohistokimia MMR · PCR MSI

    Lihat biomarker →
  • HER2

    HER2 adalah protein pada permukaan sel yang dapat mendorong pertumbuhan.

    Imunohistokimia (IHC) · FISH (hibridisasi in situ fluoresens)

    Lihat biomarker →
  • NTRK

    Fusi NTRK adalah perubahan yang menggabungkan gen NTRK dengan gen lain.

    Sekuensing generasi berikutnya (NGS) · Imunohistokimia (IHC)

    Lihat biomarker →

Konsep progresi dan resistensi

  • Progresi dapat terjadi secara lokal, regional, atau melalui penyebaran ke hati, paru, dan selaput perut.
  • Status molekuler dapat berubah setelah terapi, sehingga pemeriksaan ulang pada jaringan terbaru kadang dipertimbangkan.
  • Pada penyakit dengan lesi terbatas di hati, pembahasan sering mencakup kemungkinan operasi atau tindakan lokal pada lesi tersebut.
  • Pilihan berikutnya mempertimbangkan riwayat regimen, toleransi terhadap terapi sebelumnya, dan ketersediaan uji klinis.

Pilihan perawatan yang umum dibahas

Urutan dan kombinasi sebenarnya selalu ditentukan oleh tim yang memeriksa pasien secara langsung.

Kapan uji klinis dibahas?

Kelompok uji klinis dan riwayat terapi

Studi di bawah ini disaring dari registri publik. Status akses pasien internasional dan kesiapan lokasi belum diverifikasi.

Uji klinis biasanya mulai dibahas ketika jalur standar sudah dipetakan, atau ketika hasil biomarker menunjukkan kelompok yang diteliti secara spesifik. Saat ini ada 0 catatan registri terkait Kanker kolorektal, dan 0 di antaranya menyebut penanda biologis tertentu.

NO DATA

Belum ada studi yang tersaring untuk kelompok kanker ini pada data registri terakhir.

Apa yang disiapkan untuk second opinion?

Berkas yang biasanya diminta

  • Laporan kolonoskopi dan patologi terbaru.
  • Hasil pemeriksaan RAS, BRAF, MSI/MMR, dan HER2.
  • CT scan dada, perut, dan panggul terbaru.
  • Catatan operasi sebelumnya beserta laporan patologinya.
  • Catatan regimen kemoterapi yang sudah dijalani beserta responsnya.

Pertanyaan untuk dokter onkologi

  • Apakah status RAS, BRAF, MSI/MMR, dan HER2 saya sudah diperiksa lengkap?
  • Bagaimana status molekuler ini mengubah pilihan terapi saya?
  • Apakah lesi di hati atau paru masih dapat ditangani dengan tindakan lokal?
  • Apakah saya perlu pemeriksaan genetik untuk menilai risiko pada keluarga?
  • Apakah ada uji klinis yang sesuai dengan penanda saya?

Sudahkah KRAS dan BRAF diperiksa pada kasus Anda?

Belum yakin langkah berikutnya untuk Kanker kolorektal?

Susun ringkasan kasus agar dokumen dan pertanyaan Anda terorganisir sebelum menentukan langkah berikutnya. Beginilah prosesnya setelah Anda mengunggah.

  1. Unggah laporan

    Foto atau PDF patologi, biomarker, pencitraan, dan riwayat terapi.

  2. Strukturisasi kasus

    Dokumen diubah menjadi ringkasan kasus yang terstruktur.

  3. Review navigator

    Navigator manusia memeriksa kelengkapan sebelum apa pun dibagikan.

  4. Review provider

    Dengan persetujuan Anda, kasus dibahas dengan provider untuk penilaian dan penawaran tertulis.

Belum yakin langkah berikutnya untuk Kanker kolorektal?

Susun ringkasan kasus agar dokumen dan pertanyaan Anda terorganisir sebelum menentukan langkah berikutnya.

Setelah dikirim, navigator manusia meninjau permintaan Anda dan menghubungi melalui kanal pilihan Anda. Pesan WhatsApp sudah terisi konteks halaman ini sehingga Anda tidak perlu menjelaskan dari awal.

Data klinis tidak diminta pada formulir dan tidak masuk ke analitik. Jangan kirim laporan medis melalui WhatsApp atau email; gunakan halaman unggah aman. Kami tidak menjanjikan kelayakan atau hasil pengobatan tertentu.

Referensi lebih dalam

Bagian rujukan untuk pembaca yang ingin menelusuri detail setiap subtipe, obat, atau seluruh catatan studi.

Adenokarsinoma kolon

Draf, belum ditinjau dokter

Bentuk paling sering pada usus besar, berkembang dari lapisan dalam dinding usus.

Status RAS dan BRAF menentukan apakah antibodi anti-EGFR relevan. Status MSI/MMR menentukan apakah imunoterapi masuk pembahasan.

Catatan stadium

Kedalaman invasi dan keterlibatan kelenjar getah bening menentukan stadium dan kebutuhan terapi tambahan.

Kolorektal dengan defisiensi perbaikan DNA (dMMR atau MSI tinggi)

Draf, belum ditinjau dokter

Kelompok dengan gangguan perbaikan DNA yang membuka kategori imunoterapi dan memerlukan pertimbangan risiko genetik.

Tumor dengan dMMR memiliki banyak perubahan genetik sehingga lebih mudah dikenali sistem imun. Kondisi ini juga dapat berkaitan dengan sindrom Lynch yang memengaruhi risiko keluarga.

Penanda relevan

Catatan stadium

Stadium tetap memakai sistem TNM, tetapi status dMMR menambah pertimbangan tersendiri dalam pilihan terapi sistemik.

Adenokarsinoma rektum

Draf, belum ditinjau dokter

Kanker pada bagian akhir usus besar, dengan pertimbangan khusus mengenai fungsi panggul dan urutan terapi.

Letak tumor di panggul membuat perencanaan terapi mempertimbangkan organ sekitar seperti sfingter dan kandung kemih, dan sering memakai radioterapi sebelum operasi.

Penanda relevan

Catatan stadium

MRI panggul menjadi bagian penting untuk menilai seberapa dekat tumor dengan jaringan sekitar dan menentukan urutan terapi.

Langkah berikutnya

Saran ini berasal dari keterkaitan antar entri di basis data TanyaKanker, bukan dari penilaian medis. Setiap saran menyertakan alasan kemunculannya.

Berikutnya untuk dipelajari

Perlu diperiksa

Yang bisa Anda lakukan

  • Unggah laporan medis

    Susun ringkasan kasus dalam dua belas langkah

    Alasan: Menjadi langkah yang paling sering dibutuhkan setelah membaca halaman ini

  • Ajukan pendapat kedua

    Peninjauan ulang rencana pengobatan

    Alasan: Relevan ketika rencana pengobatan sedang dipertimbangkan

  • Konsultasi dengan navigator

    Permintaan tercatat beserta konteks halaman ini

    Alasan: Untuk menanyakan langkah berikutnya secara langsung

Baru diperbarui

Ingin mengikuti perubahan pada topik ini? Simpan halaman atau ikuti topik agar mudah ditemukan kembali. Lihat yang tersimpan.

Ilustrasi keluarga mendampingi pasien membaca laporan medis

Siapkan konsultasi berikutnya

Gunakan alat gratis dengan enam pertanyaan untuk menyiapkan pertanyaan bagi dokter.