Lewati ke konten utama
TanyaKankerUnggah Laporan
Perawatan lanjutanselulerDraf, belum ditinjau dokter

CAR-T (terapi sel T dengan reseptor antigen kimera)

Terapi seluler yang memodifikasi sel T pasien agar mengenali penanda pada sel kanker, lalu mengembalikannya ke tubuh pasien.

Bukan diagnosis atau rekomendasi medis final. Perlu ditinjau dokter.

Gambaran

Proses CAR-T dimulai dengan pengambilan sel T pasien melalui afaresis, modifikasi di laboratorium, lalu infus kembali setelah limfodepleksi.

Karena proses produksi memakan waktu, kondisi pasien dan penyakit perlu dikelola selama masa tunggu.

Terapi ini memerlukan pemantauan ketat karena reaksi seperti sindrom pelepasan sitokin dan gangguan neurologis dapat terjadi.

Ketersediaan sangat terbatas pada fasilitas dengan program terapi seluler dan izin terkait.

Cara kerja

Sel T pasien diberi reseptor khusus (CAR) yang mengenali penanda pada sel kanker, seperti CD19 atau BCMA, sehingga sel T dapat menyerang sel tersebut.

Posisi dalam jalur pengobatan: Umumnya dibahas pada limfoma sel B atau multiple myeloma yang kambuh atau refrakter setelah beberapa lini terapi, dan pada sebagian keganasan sel darah lainnya.

Yang biasanya dipertimbangkan

  • Penanda target dipastikan ada pada sel kanker, misalnya CD19 atau BCMA.
  • Riwayat terapi sebelumnya sesuai kriteria yang berlaku.
  • Kondisi organ dan status penyakit yang memungkinkan menjalani proses produksi dan pemantauan.

Yang biasanya tidak menjadi kandidat

  • Ketiadaan penanda target pada sel kanker.
  • Kondisi medis tertentu yang membuat risiko tidak dapat diterima.
  • Fasilitas yang tidak memiliki program terapi seluler.

Persiapan

  • Konfirmasi penanda patologi terbaru.
  • Evaluasi organ, infeksi aktif, dan status penyakit.
  • Perencanaan afaresis dan limfodepleksi bila masuk kriteria.

Pemantauan

  • Pemantauan ketat pada masa awal setelah infus.
  • Pemantauan infeksi dan pemulihan sel darah.
  • Evaluasi respons dengan pencitraan dan pemeriksaan penunjang.

Hal yang perlu diperhatikan

  • Sindrom pelepasan sitokin dapat muncul berupa demam, tekanan darah rendah, dan sesak.
  • Dapat terjadi gangguan neurologis yang perlu dikenali cepat.
  • Risiko infeksi dan penurunan sel darah berkepanjangan pada sebagian pasien.

Pertanyaan yang perlu diajukan

  • Apakah fasilitas ini memiliki program CAR-T dan izin terkait?
  • Berapa lama proses afaresis hingga infus biasanya berlangsung?
  • Bagaimana rencana pemantauan setelah infus dan di mana pasien akan dirawat?
  • Apakah ada uji klinis terapi seluler yang mungkin sesuai?

Uji klinis

Studi yang menyebut kategori ini

Disaring dari deskripsi publik studi. Status akses dan kesiapan lokasi tetap belum terverifikasi.

Apakah CAR-T (terapi sel T dengan reseptor antigen kimera) relevan untuk kasus saya?

Tanyakan penilaian awal. Kami akan menjelaskan dokumen dan penanda yang perlu dilengkapi sebelum dibahas dengan dokter.

Unggah Laporan Medis

Nomor navigator belum dikonfigurasi

Tombol WhatsApp akan membuka tautan langsung setelah nomor navigator diatur pada konfigurasi situs. Untuk sekarang, gunakan formulir permintaan agar permintaan Anda tercatat lengkap dengan konteks halaman ini.

Langkah berikutnya

Saran ini berasal dari keterkaitan antar entri di basis data TanyaKanker, bukan dari penilaian medis. Setiap saran menyertakan alasan kemunculannya.

Berikutnya untuk dipelajari

Perlu diperiksa

Yang bisa Anda lakukan

  • Unggah laporan medis

    Susun ringkasan kasus dalam dua belas langkah

    Alasan: Menjadi langkah yang paling sering dibutuhkan setelah membaca halaman ini

  • Ajukan pendapat kedua

    Peninjauan ulang rencana pengobatan

    Alasan: Relevan ketika rencana pengobatan sedang dipertimbangkan

  • Konsultasi dengan navigator

    Permintaan tercatat beserta konteks halaman ini

    Alasan: Untuk menanyakan langkah berikutnya secara langsung

Baru diperbarui

Ingin mengikuti perubahan pada topik ini? Simpan halaman atau ikuti topik agar mudah ditemukan kembali. Lihat yang tersimpan.